PSPPR UGM menerima kunjungan dari Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, yang dipimpin oleh Direktur Perencanaan Teknis Pengembangan Ekonomi dan Investasi Desa dan Daerah Tertinggal Muhammad Yasin, S.Pt., M.Si. Rombongan diterima oleh Kepala PSPPR UGM, Dr. Eng. Ir. Muhammad Sani Roychansyah, S.T., M.Eng. dan didampingi oleh tenaga ahli PSPPR. Pertemuan tersebut membahas mengenai perencanaan pengembangan ekonomi dan investasi di desa dan daerah tertinggal, terutama melalui BUM Desa.
Dalam RPJMN 2025-2029, peran BUM Desa ini menjadi salah satu amanat yang diturunkan ke Kemendesa, khususnya Direktorat Jenderal Pengembangan Ekonomi dan Investasi Desa dan Daerah Tertinggal. BUM Desa diharapkan mampu berkontribusi dalam pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat desa, namun sampai saat ini, masih terdapat BUM Desa yang belum dapat berkembang dengan baik. Berdasarkan perkembangan terkini, BUM Desa juga harus bersinergi dengan Koperasi Desa Merah Putih untuk saling melengkapi dalam penguatan aktivitas ekonomi di desa.
Dalam diskusi tersebut juga ditekankan mengenai pentingnya koordinasi dan kolaborasi dengan Kementerian/Lembaga lain serta Pemerintah Daerah dalam pembangunan desa dan daerah tertinggal sehingga perencanaan dan pembangunan di desa dan daerah tertinggal dapat dilaksanakan dengan baik pada lokus yang telah ditetapkan.