PSPPR UGM menerima kunjungan dari Direktorat Perdesaan, Daerah Afirmasi, dan Transmigrasi, Deputi Bidang Pembangunan Kewilayahan, Kementerian PPN/Bappenas pada hari Senin, 6 Juli 2026, dengan agenda pelaksanaan kick off meeting kegiatan Prakarsa Strategis Pembangunan Desa. Tim Kementerian PPN/Bappenas yang dipimpin oleh Direktur Perdesaan, Daerah Afirmasi, dan Transmigrasi, Mohammad Roudo, S.T., MPP., Ph.D., diterima langsung oleh Kepala PSPPR UGM, Dr.Eng., Ir. Muhammad Sani Roychansyah, S.T., M.Eng..
Kegiatan ini dibuka dengan penyampaian konsep kegiatan Prakarsa Strategis Optimasi Collective Ownership Masyarakat Desa terhadap Pembangunan Desa dan Prakarsa Strategis Inisiasi Pembangunan Rural Development Support Facility Fund (RDSF) oleh Tenaga Ahli Prakarsa Strategis Bappenas.
Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam penyusunan konsep dan model tata kelola RDSF sebagai platform integrasi pendanaan pembangunan desa yang inklusif, transparan, akuntabel, dan berkelanjutan. Dalam kesempatan tersebut, Doddy Aditya Iskandar, S.T., MCP., Ph.D., selaku Peneliti PSPPR UGM hadir sebagai narasumber yang menyampaikan pemaparan mengenai potensi sumber pendanaan alternatif untuk mendukung pembangunan desa, meliputi tantangan pendanaan desa, peluang pemanfaatan donor, CSR, filantropi, ZISWAF, serta berbagai model pembiayaan inovatif dan mekanisme kolaborasi multipihak sebagai masukan dalam pengembangan konsep RDSF.
Selain itu, Prof. Dr. Bambang Hudayana, M.A. turut hadir sebagai narasumber dengan materi bertajuk Kelembagaan Lokal dan Modal Sosial sebagai Fondasi Kepemilikan Kolektif (Collective Ownership) Masyarakat Desa. Paparan tersebut menekankan pentingnya penguatan kelembagaan lokal dan modal sosial sebagai landasan dalam membangun kepemilikan kolektif masyarakat terhadap proses pembangunan desa, sehingga tercipta pembangunan yang partisipatif, berkelanjutan, dan berakar pada potensi lokal.